Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Skenario Pemerintah Tidak Jelas, Aktivitas Ekonomi Cuma Dinikmati Asing

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 01:41 WIB | LAPORAN:

Kondisi perekonomian Indonesia sedang buruk. Sebab, perekonomian hanya ditopang dari aktivitas konsumsi, sedang kontribusi dari produksi terlalu minim.

Begitu terang analis ekonomi politik Kusfiardi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/10).

“Hasil yang dikonsumsi itu tadi dinikmati oleh pihak luar (asing). Artinya kita membuat hidupnya sektor ekonomi yang menjadi eksportir kita," ujarnya.


CEO sekaligus pendiri Fine Institute itu turut menyoroti neraca perdagangan Indonesia yang defisit. Menurutnya, defisit merupakan pertanda bahwa perekonomian negeri lebih banyak impor ketimbang ekspor.

Dia pun mengkritik tim ekonomi Joko Widodo saat ini yang tidak punya arah perekonomian yang jelas, sehingga aktivitas ekonomi tanah air hanya dinikmati pihak asing.

“Pemerintah tidak punya skenario yang jelas dalam mengarahkan perekonomian nasional,” kesalnya.

Periode kuartal III-2019 sudah resmi ditutup seiring bulan September berakhir. Meski penghitungan pertumbuhan ekonomi belum dirilis, namun sejumlah pihak sudah menyampaikan rasa pesimistis ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5 persen.

Sekuritas-sekuritas besar asing juga memproyeksikan hal senada. Seperti JP Morgan Chase yang memprediksi ekonomi Indonesia hanya tumbuh 4,9 persen, sedang Deutsche Bank memperkirakan di level 4,8 persen.

Sementara rilis Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Indonesia pada kuartal II-2019 hanya tumbuh di angka 5,05 persen atau turun dibanding kuartal I-2019 yang menginjak angka 5,07 persen.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya