Berita

Maruf Amin saat peluncuran buku/RMOL

Politik

Maruf Amin Way, Kekayaan Harus Didistribusikan Ke Seluruh Rakyat

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 23:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembangunan ekonomi harus berdasarkan prinsip keadilan, keumatan, kerakyatan, dan kedaulatan. Begitu isi pemikiran wakil presiden terpilih, KH Maruf Amin yang tertuang dalam buku “The Maruf Amin Way” yang ditulis oleh Anwar Abbas dan Sahala Panggabean.

Buku itu berisi pemikiran ekonomi Maruf yang mengintegrasikan sistem ekonomi Pancasila, kondisi ekonomi kekinian, dan pemikiran ekonomi pribadinya.  

Dalam sambutannya, Maruf menegaskan bahwa pembangunan ekonomi yang berpihak kepada rakyat kecil akan diprioritaskan saat dirinya mendampingi Joko Widodo pada periode kedua mendatang.


"Keberpihakan terhadap kelompok ekonomi kecil akan jadi fokus utama. Itu sebagai antitesa ekonomi yang condong kapitalistik," kata Maruf saat peluncuran buku di Westin Hotel, Jakarta, Kamis (3/10).

"Kekayaan tidak boleh hanya beredar pada orang kaya saja, tapi harus terdistribusi kepada seluruh komponen rakyat,"  sambungnya.

Buku ini turut menjelaskan bahwa pada tahun 2020, Indonesia akan menghadapi pertumbuhan besar kelas menengah, milenial, dan urban.

Sementara di satu sisi, turut diuraikan tekad Maruf untuk menjadikan Indonesia sebagai ikon pusat ekonomi syariah dunia melalui platform digital tersebut.

Acara peluncuran buku ini juga dihadiri oleh para menteri serta pejabat negara, seperti Menristek Dikti, Mohamad Nasir; Menteri Pariwisata, Arief Yahya; Kepala BKPM, Thomas Lembong; Ketua BPK, Daniel Lumban Tobing; Wakil Menteri Luar Negeri, A.M. Fachir; dan mantan Kepala BIN, A.M. Hendropriyono.

Selain itu, turut dihadiri tamu kehormatan dari negara tetangga seperti perwakilan dari dutabesar Malaysia, Singapura, Turki, Italia, San Marino, Suriname, Irak, dan Afghanistan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya