Berita

Ketua DPP PAN Yandri Susanto/RMOL

Politik

Terancam Gejolak Ekonomi Dunia, PAN Minta Jokowi Cari Tim Ekonomi Yang Jujur

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 19:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo diminta serius menunjuk tim ekonomi dalam kaninet kerja jilid untuk menyelamatkan perekonomian nasional.

"Apalagi dunia sedang bergejolak dari sisi ekonomi dan itu ancaman krisisnya serius," ujar Ketua DPP PAN, Yandri Susanto di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10).

Dikatakan Yandri, untuk menyusun tim ekonomi itu diharapkan Presiden Jokowi tidak memilih orang-orang yang hanya kejar jabatan dan hobi mencari muka.


"Tim ekonomi itu harus jujur kepada Pak Jokowi jangan asal bapak senang," katanya.

Hanya saja, Yandri menilai desakan untuk mengganti semua tim ekonomi di kabinet kerja jilid II Presiden Jokowi tidaklah tepat.

"Walaupun, mepertahankan semuanya juga nggak mungkin. Intinya Pak Jokowi coba disaring lagi tim ekonomi yang betul-betul punya kapasitas dan kapabilitas," tukasnya.

Diketahui, data terbaru dari Bank Indonesia, Neraca Pembayaran Bank Indonesia menyebut rasio kepemilikan asing terhadap Surat Utang Negara (SUN) pada kuartal II 2019 mencapai 46,6 persen, naik dibanding kuartal I 2019 yang sebesar 46 persen.

Menteri keuangan Sri Mulyani adalah salah satu menteri yang layak disorot kinerjanya, khususnya dalam hal penerbitan utang negara yang membebani negara dan merugikan rakyat. Sejak tahun 2016 menjabat Menkeu, Sri Mulyani sudah menerbitkan hutang negara sebesar Rp 790,7 triliun.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya