Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh/Net

Politik

Masak Yang Berjuang Nasdem, Yang Nikmati Gerindra?

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 18:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) disarankan tidak angkat kaki dari partai koalisi pendukung Joko Widodo.

Menurut analis politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin, Nasdem akan rugi jika keluar dari koalisi dan merapat ke oposisi.

“Karena jika Nasdem menjadi oposisi rugi. Nasdem sudah berjuang, masa iya Gerindra yang menikmati,” ungkap Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/10).


Ujang menambahkan, saat ini Nasdem akan memperebutkan pengaruh partai di internal koalisi.

"Nasdem tak akan menjadi oposisi. Hanya akan berebut pengaruh saja di internal koalisi Jokowi," imbuhnya.

Meski begi, perpetaan politik di Indonesia cepat berubah. Saat ini Nasdem tengah diacuhkan PDI Perjuangan atau mungkin hubungan Jokowi dan Nasdem sedang terganggu.

“Tergantung situasi. Suhu politik kadang naik dan juga kadang turun. Begitu juga hubungan dalam politik. Kadang bersahabat dan terkadang musuhan. Semua tergantung kepentingan. Jika sama kepentingan akan bersatu. Namun jika beda kepentingan, mereka akan bermusuhan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dua ketua umum parpol pendukung Jokowi tampak tak harmonis. Keduanya adalah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.

Dalam berbagai kesempatan Megawati tampak buang muka ketika bertemu Surya Paloh, padahal sebelumnya kedua petinggi partai itu tampak harmonis bersama-sama mendukung Jokowi untuk kembali menduduki takhta kepresidenan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya