Berita

Surya Paloh/Net

Politik

It's Oke Mas Paloh, Nasdem Ambil Sikap Jadi Oposisi Saja

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 14:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Rumor ketidakharmonisan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh semakin terang benderang di ruang publik.

Hal tersebut ditegaskan pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman terkait Megawati yang melengos tidak menyalami Paloh di sela-sela pelantikan anggota DPR pada 1 Oktober lalu.

Jajat menilai, kedua elit partai tersebut tidak bisa lagi menampik rumor yang selama ini beredar perihal perbedaan sikap meski masih berada dalam koalisi yang sama.


"Saya pikir semua semakin jelas, seperti ada pesan khusus yang disampaikan para elit, bukan tidak mungkin akibat adanya sikap kurang harmonis di tubuh koalisi pendukung pemerintah ini akan memberi dampak negatif bagi kinerja pemerintah," ujar dia, Jumat (4/10).

"Untuk itu, akan lebih baik jika kedua belah pihak ini memperbaiki hubungan kurang harmonis ini. Jika sudah tidak memungkinkan demi menjaga marwah partai sebaiknya Nasdem berani mengambil sikap berada di luar pemerintah," jelas Jajat menambahkan.

Menurut Jajat, Nasdem selama ini dikenal aktif sebagai partai yang menggaungkan akan menjadi salah satu partai terbesar di Indonesia. Hal ini, dibuktikan dengan semakin moncernya perolehan suara pada Pemilu 2019.

Sebaliknya, lanjut Jajat, melihat semakin tidak harmonisnya dengan partai penguasa saat ini adalah hal yang menguntungkan jika Nasdem berani mengambil sikap tegas agar bisa lepas dari bayang-bayang PDIP.

"Menafsirkan situasi politik hari ini, Nasdem harus peka dan jauh lebih berani menunjukkan taringnya sebagai partai besar, salah satunya dengan berani menjadi oposisi. It's oke Mas Paloh, Nasdem ambil sikap jadi oposisi saja," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya