Berita

Pelantikan anggota MPR (DPR dan DPD)/Net

Politik

Ancaman Krisis Di Depan Mata, Anggota DPR Dan DPD Baru Jangan Ada Lagi Yang Korupsi

JUMAT, 04 OKTOBER 2019 | 12:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mengucapkan selamat kepada anggota DPR RI dan DPD RI yang baru saja dilantik serta para pimpinannya.

"Ingat, kalian semua di Senayan membawa janji-janji kalian untuk senantiasa membela rakyat yang sudah menitipkan suaranya pada kalian," kata Arief kepada wartawan, Jumat (4/10).

Dia berpesan, jangan lagi ada anggota DPR dan DPD periode ini yang akan jadi pesakitan di penjara karena tindak pidana Korupsi.


"Jadilah lembaga yang bersih dan bermartabat di hadapan masyarakat," ujar Arief.

Jelas dia, tugas berat sudah menanti DPR dan DPD bersama dengan pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin untuk bisa merealisasikan janji-janji kampanye pada masyarakat.

Menurut Arief, dunia global yang sedang menuju krisis ekonomi tidak lah mudah untuk ekonomi Indonesia bisa terhindar dari krisis ekonomi, dimana pembalikan modal atau capital flight dari Indonesia menuju luar negeri diprediksi akan sangat deras sekali.

Itu artinya akan memperlambat pertumbuhan ekonomi Indonesia nantinya, dan makin turunya nilai komoditi ekspor serta pendapatan pajak sebagai penerimaan negara serta dampak PHK besar-besaran.

"Karena itu, DPR RI punya peranan bersama pemerintah untuk bisa mengantisipasi ancaman krisis ekonomi global yang menghantam Indonesia," terangnya.

Disiplin anggaran, menjaga anggaran agar tidak bocor karena Korupsi dan mengkontrol pengunaan anggaran negara merupakan tugas utama anggota DPR dan DPD, agar anggaran benar-benar sampai pada masyarakat dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

"Selamat bekerja dan tetap ingat suara masyarakat," demikian Arief Poyuono.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya