Berita

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra/Net

Presisi

Investigasi Kematian Randi, 6 Anggota Polda Sultra Langgar Disiplin

KAMIS, 03 OKTOBER 2019 | 15:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kematian mahasiswa Universitas Halu Oleo, Randi terus didalami Tim Investigasi Mabes Polri. Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu meninggal karena luka tembak saat berunjuk rasa di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Kendari beberapa waktu lalu.

Dalam investigasi terakhir, Mabes Polri resmi menyatakan enam anggota di jajaran Polda Sulawesi Tenggara berstatus terperiksa.

“Tim gabungan investigasi sudah menetapkan enam anggota sebagai terperiksa,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (3/10).


Keenam anggota berinisial DK, GM, MI, MA, H dan E itu terdiri dari satu orang perwira menengah (pamen) dan lima orang lainya bintara.

Mereka, tambah Asep, merupakan petugas yang sifatnya tertutup berasal dari kesatuan reserse dan intelijen. Adapun senjata api yang dibawa sehari-hari adalah jenis SNW dan HS.

“Keenamnya melakukan pelanggaran disiplin, karena dia tidak taat kepada ketentuan (SOP) pada saat penanganan aksi demonstrasi yang dilarang membawa senpi.” jelas Asep.

Tim Mabes Polri menelusuri penembak mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sultra. Randi dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan senjata saat pengamanan demo mahasiswa.

Dalam olah TKP di Jalan Abdullah Silondae, Kendari, polisi menemukan tiga buah selongsong peluru di saluran drainase di depan kantor Disnakertrans Sultra, Sabtu (28/9).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya