Berita

Mega-Prabowo/Net

Politik

Cuekin Surya Paloh, Megawati Tidak Suka Superioritasnya Terganggu

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 17:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sikap acuh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Megawati Soekarnoputri terhadap Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh mengindikasikan adanya perpecahan di kubu koalisi Jokowi.

Analis politik dari Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menyampaikan Megawati yang merupakan politisi perempuan memiliki keunikan sendiri dalam mengelola emosi.

Dia menambahkan, Megawati tak mampu mengelola emosinya baik di ruang personal maupun ruang publik apabila berseberangan dengan orang lain. Hal itu telah ditunjukkan putri Presiden pertama Soekarno itu sejak konflik PDI pada era reformasi.


“Relasi dengan Gusdur, SBY dan kini mulai tampak dengan Surya Paloh. Sikap Mega yang tidak ramah dalam beberapa kesempatan dengan Surya Paloh, mengindikasikan kuat bahwa keduanya memang berseberangan,” ungkap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/10).

“Sementara dengan Prabowo, meskipun publik melihat ada rivalitas, justru keduanya sangat mesra bergandeng tangan,” tambahnya.

Dari beberapa konflik politik yang menyenggol prinsip Megawati, dia tidak dapat mengontrol hal tersebut atau menyembunyikan dari amatan publik soal siapa yang ia kehendaki untuk menjadi kawan atau lawan.

“Kondisi ini sangat mungkin imbas dari manuver Surya Paloh yang hendak membangun poros baru di luar PDIP, dan Megawati tentu tidak suka superioritasnya terganggu,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya