Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Sikapi Laporan Moody's, Sri Mulyani Minta Pengusaha Jangan Salah Langkah

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 22:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat bicara terkait peringatan dari Lembaga pemeringkat utang Internasional Moody's Investor Service yang  menyebut adanya risiko gagal bayar dari perseroan di Indonesia yang berutang di perbankan.

Hal itu, menurut laporan Moody's tercermin dari kinerja pendapatan keuangan perseroan Indonesia yang kian menurun di tengah ketidakpastian global.

Menurut Sri Mulyani, laporan Moody's menjadi peringatan bagi pelaku usaha dalam negeri untuk mengambil keputusan yang tepat saat penurunan ekonomi global.


Terlebih, lanjut Sri, kondisi global mudah sekali berubah-ubah mengikuti perkembangan isu ekonomi yang ada.

"Itu adalah suatu peringatan yang baik untuk menjadi bahan bagi para pengambil keputusan di tingkat korporasi agar menjadi lebih waspada," ujar dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (1/10).

Sri menambahkan, biasanya para pelaku usaha dalam melakukan kegiatan bisnisnya dengan menggunakan asumsi kondisi ekonomi tertentu, sehingga ketika terjadi perubahan-perubahan yang tidak terduga saat ini, maka harus segera mengubah strategi bisnisnya.

"Setiap perusahaan harus betul-betul melihat dinamika lingkungan di mana mereka beroperasi," imbuhnya.

Selain itu, masih menurut Sri, pelaku usaha juga harus meningkatkan kehati-hatian dalam mengambil keputusan bisnisnya baik di tingkat global maupun regional agar tidak salah langkah.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya