Berita

Pengembangan mobil listrik di Indonesia dapat dukungan investasi dari Korsel/RMOL

Bisnis

Kembangan Kendaraan Listrik, Indonesia Buka Pintu Investasi Korsel Di Industri Baterai

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 17:05 WIB

Pemerintah Indonesia membuka pintu investasi bagi perusahaan Korea Selatan agar membantu mengembangkan industri baterai untuk kendaraan lisrik. Hal ini dilakukan beberapa minggu setelah Indonesia mengeluarkan larangan ekspor bijih nikel untuk mengembangkan industri pengolahan dalam negeri.

Dikabarkan Vietnamplus pekan lalu, dalam pertemuan Komunitas Kebijakan Luar Negeri Indonesia (FPCI) dan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan teknologi baterai menjadi kunci penting. Bukan hanya untuk kendaraan listrik, juga bagi energi terbarukan.

Hartarto menambahkan, saat ini Indonesia mulai membangun pabrik bahan baku baterai untuk mobil listrik dan skuter di Sulawesi Tengah. Ini menjadi jalan bagi Korea Selatan yang memiliki cukup sumber daya untuk berinvestasi.


Gayung bersambut, produsen mobil Korea Selatan, Hyundai pun telah sepakat untuk berinvestasi dengan membangun pabrik mobil listrik senilai 1 miliar dolar AS di Karawang, Jawa Barat.

Menurut wakil ketua hubungan Internasional di Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Shinta W Kamdani, Korea Selatan merupakan negara dengan reputasi global yang baik dalam memproduksi barang-barang berteknologi tinggi. Sehingga cocok menjadi mitra strategis Indonesia dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik.

Saat ini Indonesia mulai fokus kepada pengembangan fasilitas manufaktur komponen kendaraan listrik. Hal ini dalam rangka bergabung dengan beberapa industri manufaktur produk teknologi tinggi dunia. Laporan: Ahda Sabila

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya