Berita

Juliandra Nurtjahjo, Jefferson dan Tazar kurniawan/Net

Bisnis

Rujuk, Garuda Indonesia Grup Dan Sriwijaya Air Lanjutkan Kerja Sama Manajemen

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 17:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Garuda Indonesia Group, termasuk Citilink dan GMF Aeroasia memutuskan untuk berdamai dan melanjutkan Kerja Sama Manajemen (KSM) dengan Sriwijaya Air.

Keputusan damai itu diambil setelah dilakukan pertemuan antara Garuda Indonesia dan pemegang saham Sriwijaya Air yang difasilitasi oleh Kementerian BUMN

"Garuda Group dan Sriwijaya Air yang diwakili pemegang saham menyepakati komitmen KSM atau kerja sama manajemen tentang keberlangsungan dari kerja sama manajemen, untuk terus dilanjutkan kerja sama manajemen ini," ujar Juliandra di gedung GMF, Tangerang, Selasa (1/10).


Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo menjelaskan, dilanjutkannya KSM karena Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air sudah menyepakati empat hal.

Pertama, kedua pihak telah berkomitmen untuk mengedepankan safety atau kelayakan dari Sriwijaya Air, yang merupakan prioritas utama dalam terjalinnya KSM tersebut.

Kedua, lanjut, Juliandra, kepentingan pelanggan menjadi pertimbangan dalam berlangsungnya kerja sama tersebut. Ketiga, ia juga menegaskan kelanjutan KSM merupakan bagian dari program penyelamatan aset negara.

"Dalam (hal) ini kita ingin mendukung Sriwijaya Air untuk beroperasi jauh lebih baik," tuturnya.

Terakhir, Juliandra menyebut kedua pihak menginginkan ekosistem penerbangan Indonesia yang semakin sehat ke depannya.

Dengan keempat alasan tersebut, kedua pihak memutuskan rujuk. "Kerja sama manajemen ini akan dilakukan secepat-cepatnya. Target kami ke depan adalah bagaimana dari Garuda Indonesia Group dan GMF Aeroasia akan memberikan dukungan-dukungan secara bertahap kepada Sriwijaya Air," terang dia.

Sebelumnya, kisruh kerja sama manajemen kedua grup maskapai penerbangan nasional itu mengemuka saat pemegang saham Sriwijaya Air resmi mencopot Joseph Adrian Saul sebagai direktur utama perusahaan melalui rapat dewan komisaris dan direksi pada Senin (9/9) lalu.

Selain Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo, hadir dalam jumpa pers itu Perwakilan Pemegang Saham Sriwijaya Air Jefferson dan Direktur Utama GMF Aeroasia Tazar kurniawan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya