Berita

Aristides Katoppo/Istimewa

Jaya Suprana

Terima Kasih, Pak Tides!

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 12:50 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TOKOH pejuang kebebasan pers sekaligus pendiri Aliansi Jurnalis Independen, Aristides Katoppo meninggalkan dunia fana pada usia 81 tahun, Minggu 29 September 2019.

Lintas Zaman
Pak Tides (demikian saya selalu memanggil beliau) merupakan saksi-hidup masa gelap media ketika Orba berkuasa sampai kebebasan pers dijamin dalam undang-undang.

Pada 1968, Pak Tides diangkat sebagai Redaktur Pelaksana Sinar Harapan sampai harian itu kembali dibredel pada 1972, akibat memberitakan anggaran belanja negara yang belum disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kemudian pak Tides memperdalam ilmu jurnalistik di Universitas Stanford dan Center For International Affair, Harvard, Amerika Serikat.

Pada 1968, Pak Tides diangkat sebagai Redaktur Pelaksana Sinar Harapan sampai harian itu kembali dibredel pada 1972, akibat memberitakan anggaran belanja negara yang belum disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kemudian pak Tides memperdalam ilmu jurnalistik di Universitas Stanford dan Center For International Affair, Harvard, Amerika Serikat.

Sekembali ke Indonesia, Aristides Katoppo mengajar jurnalistik di Jurusan Komunikasi FISIP Universitas Indonesia. Ia juga menjadi Pemimpin Redaksi Sinar Harapan sampai kembali dibredel pada 1986.

Pak Tides kemudian kembali menghidupkan Sinar Harapan bersama sejumlah rekannya pada 2001. Sayang, koran legendaris tersebut tak berusia panjang.

Setelah 15 tahun terbit kembali, Sinar Harapan terpaksa gulung tikar pada 1 Januari 2016 akibat perubahan selera publik. Media bersejarah ini tidak mampu bersaing dengan media online.

Mengenang Jasa
Saya tidak dapat melupakan jasa pak Tides sebagai tokoh jurnalisme Indonesia yang sejak tahun 80-an abad XX menyemangati saya untuk menulis pemikiran-pemikiran sederhana saya agar terabadikan dalam bentuk naskah.

Kemudian pada 2015, pak Tides bermurah hati memberikan kesempatan bagi saya untuk menulis kolom mingguan tetap untuk rubrik “Harapan Jaya Suprana” di harian Sinar Harapan sebelum koran legendaris itu wafat pada 1 Januari 2016. Tidak kurang dari Aristides Katoppo pula yang berbaik hati memberi kehomatan berupa Kata Pengantar terhadap buku kumpulan naskah saya yang dipublikasikan Sinar Harapan dengan judul “Bercak Bercak Harapan Jaya Suprana”.

Kerendahan Hati
Pada masa usia senja, pak Tides didampingi isteri tercintanya kerap meluangkan waktu untuk menghadiri acara diskusi Kelirumologi dan pergelaran musik di balairung Jaya Suprana School of Performing Arts. Saya tidak pernah melupakan senyum ramah yang senantiasa terhias pada wajah pak Tides.

Dari pak Tides, saya belajar untuk senantiasa berupaya menjaga kerendahan hati. Bersama Jakob Oetama, Dahlan Iskan, Teguh Santosa, Pak Tides merupakan mahaguru saya dalam upaya mempelajari alam jurnalisme.

Terima Kasih, pak Tides!

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya