Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh/RMOL

Politik

Surya Paloh: Eh, Jangan Coba Maju-Majukan Pelantikan Presiden!

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 03:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Belakangan ada kabar usulan untuk menajukan jadwal plantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Maruf Amin pada tanggal 19 Oktober 2019.

Namun saat disiinggung usulan tersebut, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh mengaku tak mengetahuinya.

"Saya belum dengar, konstitusi tanggal 20 saya bilang tanggal 20, kecuali ada inisiatif KPU barangkali, itu lain cerita," ujarnya di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Minggu malam (29/9).


Menurutnya, perubahan jadwal pelantikan harus berdasarkan aturan yang ada. Jika isu tersebut benar dan melanggar UU, maka ia akan menegur langsung presiden.

"Saya belum pelajari undang-undang itu. Ntar saya buka dulu pengetahuan saya ada larangan enggak, kalau ada larangan saya akan bilang 'eh jangan coba-coba majukan'," tegasnya.

Usulan tersebut sebelumnya mencuat ke publik dari Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi. Ia mengatakan, Presiden Joko Widodo mengusulkan pelantikan yang seharusnya dilakukan 20 Oktober maju menjadi 19 Oktober 2019 ini.

Hal itu diakuinya disampaikan langsung oleh presiden saat bertemu dengan para relawan di Istana pada Jumat lalu (27/9).

"Pak Jokowi mengusulkan pelantikan maju satu hari," ujar Budi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya