Berita

Puluhan anggota BEM Jakarta dukung revisi UU KPK/RMOL

Politik

BEM Jakarta Tantang Penolak Revisi UU KPK Siapkan Kajian Untuk Judicial Review Ke MK

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2019 | 20:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekelompok mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta menggelar aksi damai di depan Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (29/9). Mereka menyetujui dan mendukung revisi UU KPK.

Presidium BEM Jakarta Novan Ermawan menyampaikan, pihak yang menolak menyetujui revisi UU KPK diharapkan untuk mengajukan judicial review kepada Mahkamah Konstitusi.

“Bagi kawan-kawan yang menolak UU KPK saya tawarkan untuk siapkan kajian untuk melakukan judicial review,” ungkap Novan di lokasi, Minggu (29/9).


Menurutnya, sebelum anggota Komisi III DPR RI menyepakati terbitnya revisi UU KPK telah melakukan jajak pendapat yang memakan waktu tidak singkat. Sehingga, revisi tersebut telah dipikirkan secara matang bukan terkesan dipaksakan.

“UU KPK yang disahkan DPR sudah sesuai dengan mekanisme sebelum disahkan juga ada rapat gelar pendapat,” tambahnya.

Selain itu, mereka juga mendukung agar pimpinan KPK terpilih segera dilantik agar lembaga antirasuah kembali bangkit dengan mekanisme hukum yang adil.

“Kami juga mendukung terpilihnya Irjen Firli sebagai pompinan KPK, mengenai adanya pelanggaran kode etik, mereka harus buktikan terlebih dahulu kebenarannya. Toh selama ini kan tidak terbukti,” tandasnya.

Selain menyuarakan pendapat dan dukungan mereka, puluhan mahsiswa tersebut juga melakukan bakti sosial dengan melakukan bersih-bersih di Gedung KPK hal ini dilakukan agar pimpinan terpilih dapat membersihkan koruptor di Indonesia.

“Kita bersihkan gedung KPK ini agar Indonesia dan KPK bersih dari praktik korupsi,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya