Berita

Jurnalis AJI saat aksi di Bundara HI/RMOL

Politik

Aksi Jalan Mundur, AJI: Ini Simbol Kemunduran Demokrasi Indonesia

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2019 | 15:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) melakukan aksi jalan mundur di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Aksi itu sebagai simbol bentuk kemunduran Demokrasi Indonesia.

Selain itu aksi ini juga menuntut kepolisian untuk segera membebaskan aktivis yang juga pengurus Nasional AJI Dandy Dwi Laksono dari seluruh jeratan hukum.

Diketahui Dandhy ditangkap polisi karena postingan di media sosialnya yang dinilai menyebarkan kebencian bernuansa SARA.


Koordinator Bidang Advokasi AJI Indonesia Sasmito Madrin menyatakan, sejak demonstrasi yang terjadi dalam sepekan ini, tercatat telah terdapat 14 kasus kekerasan jurnalis di berbagai daerah di Indonesia.

"Mencatat ada 14 kasus kekerasan di berbagai daerah, 10 kasus kekerasan pada aksi 24-26 September," katanya saat melakukan aksi teaterikal di Bundaran HI, Minggu (29/9).

AJI menyebut ada 9 kasus yang diduga dilakukan oleh polisi. AJI kata Sasmito, berharap pihak kepolisian mengusut kasus ini.

"Tanpa ada laporan pun itu harus diusut karena kekerasan terhadap jurnalis bukan delik aduan jadi teman-teman kepolisian bisa langsung mengusut tanpa adanya laporan," tegas Sasmito.

AJI juga meminta perusahaan media memberikan pendampingan bagi para pekerja atau jurnalisnya.

"Di samping polisi aktif, perusahaan media juga harus aktif melaporkan kasus ini. Bukan sebagai kasus etik, tapi sebagai kasus pelanggaran pidana sesuai Undang-Undang Pers," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya