Berita

Kerusuhan di Wamena, Papua/Net

Politik

LIRA Imbau Semua Pihak Bangun Narasi Positif Untuk Papua Damai

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2019 | 09:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Papua, Steve Elson Mara mengajak masyarakat Indonesia untuk membangun narasi positif untuk Papua damai dari gejolak berkepanjangan.

Semenjak aksi demo pelajar yang dilanjutkan dengan aksi bakar bangunan pemerintah dan rumah warga di Kabupaten Jayawijaya (Wamena) tercatat telah memakan puluhan korban jiwa.

Situasi di Wamena Jayawijaya saat ini menurut pantauan di lapangan sudah mulai membaik tetapi masih banyak masyarakat yang trauma dengan kejadian tersebut dan ingin segera keluar dari Wamena.


Hal itu terlihat pada ratusan masyarakat terlihat memadati bandara udara setiap harinya untuk mendapatkan tiket pesawat keluar dari Wamena.

Sementara itu, transportasi udara (pesawat) komersial sebagai satu-satunya alat transportasi yang dapat digunakan keluar dari kota ingin ini sampai saat ini belum membuka pelayanan.

Konfirmasi awal pada saat terjadi kerusuhan, pihak bandara menutup akses transportasi udara hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Namun, yang terlihat di bandara udara Wamena adalah pesawat milik TNI AD (Hercules) yang dibuka untuk melayani masyarakat secara khusus.

Steve mengimbau kepada masyarakat Wamena untuk tetap menjaga keamanan diri sendiri dan lingkungan di sekitar serta tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan kerugiaan bagi diri sendiri.

“Wamena ini kota kelahiran saya, dan kota tempat saya dibesarkan. Saya tumbuh bersama derasnya kali Baliem dan kencangnya angina kurima sehingga membuat saya sangat sedih ketika melihat kota Wamena ini kembali terjadi kejadian berdarah seperti saat ini”, kata Steve, lewat siaran persnya, Minggu (29/9).

Guna meredam konflik yang ada di Wamena, Steve mendesak agar aparat keamanan menangkap dalang kerusuhan agar bumi cenderawasih damai dan tenang.

“saya berharap tim terpadu yang menangani kasus Wamena ini cepat resolusi untuk menyelesaikan kasus Wamena, dan para pelaku kejahatan agar segera ditemukan dan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Serta, aktor intelektual di balik peristiwa yang terjadi di Papua ini agar segera di tangkap,” ujarnya.

Mahasiswa S2 Univeristas Pertahanan jurusan perdamaian dan resolusi konflik ini juga berharap agar masyarakat Indonesia terutama di Papua agar tidak termakan isu atau provokasi mengenai insiden di Papua.

“Saya juga mengharapkan masyarakat Indonesia khususnya di Papua agar tidak mudah terprovokasi dengan semua isu yang beredar di masyarakat, kita percayakan kasus ini kepada pihak berwajib agar segera diselesaikan,” katanya.

“ Warga masyarakat agar tidak membangun narasi negatif yang dapat memecah bela persatuan dan kesatuan bangsa, tetapi sebaliknya kita membangun narasi damai atau narasi positif yang membangun kedamaian di antara kita. mari kita bersatu kita membangun bangsa Indonesia dari tempat dimana matahari terbit,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya