Berita

Surya Paloh/Net

Politik

Surya Paloh Kecewa Demonstrasi Mahasiswa Menelan Korban Jiwa

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 12:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengaku kecewa dan prihatin dengan adanya korban jiwa dalam demonstrasi di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara yang menewaskan seoarang mahasiswa bernama Randi (21).

Atas tewasnya mahasiswa fakultas perikanan Universitas Halu Oleo Kendari itu, Surya Paloh meminta aparat kepolisian segera melakukan investigasi guna mengusut tuntas tragedi tersebut.

“Nasdem berharap agar pihak yang berwenang mampu mengusut hingga tuntas penyebab tewasnya Randi, demi terpenuhinya rasa keadilan,” ungkap Surya Paloh kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/9).


Surya pun meminta agar aparat keamanan tidak menggunakan cara-cara represif dalam tugas pengamanan demonstrasi mahasiswa.

“Aparat keamanan senantiasa menggunakan cara-cara nonrepresif dalam menghadapi dan mengamankan jalannya aksi mahasiswa, tanpa mengabaikan sikap tegas terhadap pelanggaran yang terjadi,” jelasnya.

Surya mengaku bersimpati dan prihatin dengan perjuangan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya harus menjadi korban kekerasan aparat.

Menurutnya, mahasiswa turun ke jalan cerminan kehidupan demokrasi yang baik.

“Kesadaran mahasiswa untuk turun ke jalan mencerminkan kalangan kampus peduli dan kritis terhadap dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Agar tidak jatuh korban lagi, Surya meminta agar semua pihak menahan diri dalam menyampaikan aspirasi.

Meski demikian, Surya berpandangan, unjuk rasa mahasiswa di pelbagai daerah di Indonesia belum bisa disebut Indonesia sedang dalam masa krisis, entah itu krisis ekonomi maupun politik.

“Utamakan kepentingan umum di atas kepentingan kelompok apalagi perorangan. Hindari perpecahan dan tindakan yang akan merugikan kepentingan umum,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya