Berita

Edy Mulyadi/Repro

Politik

Parade Tauhid Ganti Acara Jadi Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 08:17 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Rencana Parade Tauhid Indonesia yang akan digelar pada Sabtu 28 September 2019 berubah. Meski demikian, panitia Parade Tauhid Indonesia tetap mengadakan aksi namun tema, lokasi dan waktu saja yang berubah.

Ketua Panitia Parade Tauhid Edy Mulyadi menjelaskan, awalnya Parade Tauhid akan digelar Sabtu (28/9) pukul 06.00 WIB di Jalan Asia Afrika Senayan. Namun menyikapi dinamika yang terjadi sepekan belakangan, panitia mengambil inisiatif untuk memodifikasi acara.

Kini, jelas Edi, Parade Tauhid berganti tema menjadi "Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI". Titik kumpul diubah dari awalnya di Senayan ke Bundaran Hotel Indonesia pukul 08.00 WIB


"Kita akan bergerak dari Bundaran HI ke Istana Negara," jelas Edy dalam keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/9).

Ia menjelaskan, perubahan terjadi untuk menyikapi dinamika demokrasi yang terjadi sepekan belakangan. Tema baru diambil, masih kata Edi, karena Mujahid 212 ingin mengabarkan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa umat Islam ikut dalam arus perubahan.

"Kita ingin beri kontribusi maksimal untuk perubahan bagi Indonesia yang lebih baik, bagi NKRI berdaulat, kokoh, bermartabat dan menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Jadi, tambah Edy, bagi seluruh rakyat Indonesia dan umat Islam, pihaknya mengimbau untuk hadir dan ikuti aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI.

Selain itu, panitia juga mengimbau kepada peserta aksi yang akan hadir pada Sabtu untuk membawa bendera Merah Putih dan Tauhid sebanyak-banyaknya.

"Jadilan bagian dari perubahan kebangkitan Indonesia," demikian Edy.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya