Perang Yaman/Net
Perang Yaman/Net
"Sangat tak terduga dan tak masuk akal bahwa AS terus memberi makan sabuk koveyor yang mengalir ke konflik menghancurkan di Yaman," ujar peneliti Amnesty Yaman, Rasha Mohamed seperti yang dilansir dari Al Jazeera.
Lebih lanjut, Mohamed mengatakan negara-negara pemasok senjata seperti AS dan negara-negara Eropa tidak bisa melepaskan tanggung jawabnya atas risiko senjata yang mereka jual. Menurutnya, secara sistematis, apa yang dilakukan oleh AS telah melanggar hukum humaniter internasional.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28
Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26