Berita

Mahasiswa saat demo di depan Gedung DPR/RMOL

Politik

Ombudsman Ingatkan Polri Tidak Gunakan Kekerasan Hadapi Demonstran

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 04:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gelombang unjuk rasa terjadi di beberapa wilayah di Indonesia dalam sepekan ini yang diikuti dengan penangkapan ratusan massa aksi.

Terbaru, aktivis mahasiswa Universitas Halu Oleo bernama Randi(21) tewas saat menyampaikan aspirasinya di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara. Randi tewas tertembak saat terjadi kericuhan antara mahasiswa dan polisi.

Melihat hal itu, Ombudsman RI sebagai lembaga pengawas pelayanan publik meminta Polri tidak berbuat represif.


Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu menilai Polri sebagai alat negara yang dilengkapi dengan kemampuan khusus, seperti pasukan yang terlatih serta rantai komando, seharusnya mampu meniadakan kekerasan yang bisa dihindari.

"Sehingga tidak memicu emosi publik bahkan mahasiswa akan menggelar aksi untuk beberapa hari kedepan di wilayahnya masing-masing," ujar Ninik melalui keterangan tertulisnya yang diterima oleh Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/9).

Ninik menyatakan, dalam penanganan aksi unjuk rasa, Polri pasti memiliki perencanaan yang dilengkapi dengan informasi dari intelijen.

Oleh karena itu, Polri harus mampu mempersiapkan berapa banyak jumlah personel yang diturunkan sekaligus cara bertindak untuk menghadapi massa aksi.

Lebih jauh dari itu, Ninik meminta upaya persuasif untuk mencegah meluasnya unjuk rasa hendaknya lebih dikedepankan.

“Fungsi intelijen dan keamanan Polri memiliki peran tersebut, karena dapat melakukan penggalangan dan pengamanan agar unjuk rasa berjalan tertib. Sehingga tidak perlu memerlukan tindakan dalam rangka penegakan hukum,” jelasnya.

Kendati demikian, Ninik meyakini Polri dapat bersikap profesional dengan mengedepankan langkah persuasif dengan menggunakan informasi intelijen yang akurat.

"Agar tidak salah dalam mengambil tindakan yang tegas, terukur serta tidak menggunakan opsi tunggal; penegakan hukum semata," tegas Ninik.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya