Berita

Ilustrasi MBS/Amelia Fitriani

Dunia

MBS Buka Suara Soal Pembunuhan Khashoggi: Semua Di Bawah Pengawasan Saya

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 20:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putra mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman (MBS) akhirnya buka suara soal kasus pembunuhan wartawan senior Jamal Khashoggi di dalam konsulat negara tersebut di Istanbul, Turki pertengahan tahun lalu.

Dalam sebuah cuplikan film dokumeter PBS yang akan disiarkan pekan depan, dia mengatakan bahwa dia memikul tanggungjawab atas pembunuhan itu.

"(Pembunuhan) itu terjadi di bawah pengawasan saya. Saya memikul semua tanggungjawab, karena itu terjadi di bawah pengawasan saya," ujar MBS kepada PBS, Martin Smith dalam menurut preview dari film dokumenter tersebut.


Ini adalah kali pertama MBS melontarkan komentar publik terkait kasus tersebut. Kasus pembunuhan itu sendiri menjadi sorotan karena terjadi di dalam konsulat dan dilakukan oleh sejumlah agen Arab Saudi.

Laporan CIA dan tudingan sejumlah pihak menunjuk hidung MBS sebagai orang yang bertanggungjawab atas pembunuhan tersebut. Namun dia tidak pernah menanggapi. Justru pejabat Arab Saudi yang kerap lantang mengatakan bahwa MBS tidak memiliki peran dalam kasus tersebut.

Dikabarkan Al Jazeera (Kamis, 25/9), pada awal kasus tersebut, pihak Arab Saudi kerap membantah terlibat dalam pembunuhan itu. Namun kemudian Jaksa penuntut umum mengatakan wakil kepala intelijen saat itu memerintahkan pemulangan Khashoggi yang merupakan kritikus utama kerajaan. Namun upaya pemulangannya gagal dan pemimpin perunding memerintahkan dia dibunuh setelah diskusi alot.

Jaksa penuntut umum mengungkapkan bahwa mantan penasihat kerajaan Arab Saudi, Saud al-Qahtani, dilaporkan Reuters memberi perintah melalui Skype kepada para pembunuh dan memberi pengarahan kepada mereka tentang aktivitas Khashoggi sebelum operasi.

Pasca kasus tersebut, sebanyak 11 orang agen Arab Saudi yang terlibat dalam pembunuhan telah diamankan. Namun jasad Khashoggi masih belum diketahui keberadaannya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Wall Street Hijau Berkat Inflasi AS Melandai

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:16

Danantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Wujudkan Indonesia Pemain Utama Global

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40

Logam Mulia Melesat Didorong Melandainya Inflasi AS, Emas Tembus 4.000 Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:20

Bursa Eropa Rebound, Inflasi AS Melandai Redakan Kekhawatiran Investor

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:11

PFI Dukung Zakat Jadi Pengurang Pajak

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:52

Kuliner Viral Hair Croissant Tak Bisa Disertifikasi Halal

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:21

Prancis Mati Kutu

Rabu, 15 Juli 2026 | 06:05

Karyawan BUMN Bakal Diwajibkan Salurkan Zakat Lewat Baznas

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:37

TPPU Bukan soal untuk Apa Uangnya, tapi soal Asal Usulnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:34

Selengkapnya