Berita

Gadget/Net

Kesehatan

Otak Bayi Belum Layak Dikenalkan Gadget

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 21:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani kembali menyita perhatian publik. Ini lantaran menteri berpredikat terbaik dunia itu mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkenalkan gawai kepada anak-anak mereka, bahkan sejak masih bayi.

Menurutnya, kebutuhan teknologi dan digital di Indonesia sangat besar. Terutama jika melihat prospek di Asia Tenggara hingga 2025, ekonomi digital mampu menembus angka 250 miliar dolar AS.

Demi mencapai angka digital naik, Sri Mulyani kemudian meminta para orang tua memperkenalkan anaknya dengan gadget sejak bayi.


"Jadi kita berharap di Indonesia sejak dari kecil mereka sudah bisa menerapkan apa yang disebut ases familiarity,” kata Sri Mulyani usai menjadi keynote speaker di acara Grab #TechForGood, yang diselenggarakan di Hotel The Westin, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (24/9) lalu.

Psikolog klinis, Kasandra Putranto keberatan dengan pernyataan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu. Menurutnya, pengenalan gadget bagi bayi belum diperlukan. Apalagi, bayi belum mampu mengolah informasi dengan baik.

"Dari sisi psikologi, bayi memiliki kapasitas otak terbatas, selain belum mampu mengolah informasi," katanya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/9).

Selain itu, Kasandra juga menjelaskan bahwa bayi juga masih memiliki keterbatasan dalam kemampuan kognitif membedakan bentuk dan pengendalian dorongan.

"Penggunaan gadget dan teknologi informasi masih harus dibatasi," tegas Kasandra. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya