Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Harus Bongkar Tim Ekonominya Untuk Hadapi Ancaman Krisis Global

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 05:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Joko Widodo (Jokowi) saat ini sedang menyusun postur kabinet yang akan membantu kerja politiknyanya dalam menjalankan amanah pembangunan di periode kedua.

Banyak pihak yang menyoroti kinerja tim ekonominya selama 5 tahun terakhir. Rata-rata menganggap kinerja menteri keuangan dan menteri ekonomi lainnya belum bekerja secara maksimal.

Direktur Eksekutif Periskop Data Muhamad Yusuf Kosim mengatakan, sejauh ini yang bisa dihandalkan dari kepemimpinan Jokowi adalah pembangunan infrastruktur.


Selain itu, kerja tim ekonomi Jokowi  terasa hanya mengambil cara simpel saja, mulai dengan kebijakan menambah hutang, menaikkan suku bunga dan berbagai kebijakan ekonomi yang lainnya.

"Pemerintah saat ini bidang ekonominya kan nyaris ambil simpelnya saja. Bangun pakek utang, naikkan pajak rakyat, kan hanya itu belum ada terobosoan yang jelas," tandas Yuko -sapaan akrabnya- kepada Kantor Berita Politik RmoL, rabu (25/9).

Yuko mendesak jokowi membongkar kabinet kerja bidang ekonomi. Dia beralasan butuh tim ekonomi kuat karena tantangan kedepan lebih berat. terlebih ancaman krisis global sudah di depan mata.

 
"Tim ekonomi Jokowi harus dibongkar agar lebih greget, karena tantangan kedepan lebih berat. Antisipasi kesana kan perlu, kalau nggak sangat mungin Indonesia terkena imbas krisis global. Jadi hatus cari tim ekonomi yang kuat," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya