Berita

warga bersama massa aksi/RMOL

Politik

Masih Bertahan, Aksi Mahasiswa Di DPR Dibantu Warga

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 23:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada pemandangan tak biasa dalam aksi mahasiswa yang menolak dibubarkan saat dipukul mundur oleh aparat kepolian, Selasa (24/9). Diketahui, para mahasiswa ini menuntut DPR RI untuk mencabut RUU bermasalah.

Namun, warga sekitar Pasar Palmerah pun ikut aksi bersama mahasiswa.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi sekitar pukul 23.04 WIB, sekelompok pemuda berbaju biasa tanpa almamater kampus, ikut aksi bersama mahasiswa.


Mereka masih bertahan di sekitaran rel dekat Stasiun Palmerah.

Sesekali massa mundur lalu maju kembali saat ditembaki gas air mata oleh pihak kepolisian.

Hingga saat ini, ribuan massa sebagian maju ke arah tameng aparat kepolisian. Sementara, sebagian lainnya masih memilih bertahan di simpang jalan Pasar Palmerah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih sesekali menembakkan gas air mata kearah kerumunan massa aksi.

Belum diketahui pasti sampai kapan aksi ini berakhir.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya