Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Nasib RUU KUHP Ada Di Tangan Jokowi, Tugas Parlemen Sudah Selesai

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 11:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi III DPR menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo soal masa depan RUU KUHP yang bakal ditunda untuk disahkan.

Wakil Ketua Komisi III DPR Erma Suryani Ranik menyebutkan penundaan bukan kehendak Parlemen. Karena sebelumnya DPR dan pemerintah sudah sepakat itu disahkan.

"Keputusan tingkat I sudah dilaksanakan. Saya sudah meneken," ujar Erma di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9).


Erma menyebutkan, seharusnya setiap keputusan tingkat I yang disepakati DPR dan pemerintah hanya tinggal satu langkah. Yaitu dibawa ke Sidang Paripurna untuk kemudian disahkan.

Sehingga, kata politisi Partai Demokrat ini, sangat sulit untuk menunda pengesahan RUU KUHP. Kecuali, ada kesepakatan lain diantara semua fraksi partai politik dan pemerintah.

"Mekanisme yang paling memungkinan sekarang adalah lobi antar fraksi. Tugas komisi dan panja sudah selesai," jelasnya.

Erma hanya menegaskan kepada publik supaya tidak salah paham. Keputusan Presiden Jokowi terhadap RUU KUHP adalah menunda, bukan menolak.

"Presiden maunya pembahasannya di periode yang akan datang," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya