Berita

Mahasiswa saat demonstrasi di depan Gedung DPR/RMOL

Politik

Mahasiswa Harusnya Buat Risalah Akademik, Jangan Cuma Koar-koar Kritik Pemerintah

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 06:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gelombang aksi ribuan mahasiswa di depan gedung DPR terus berlangsung hingga hari ini. Selain itu di beberapa kota besar juga terjadi aksi yang sama, seperti Yogyakarta, Malang, Jember, Makassar Manado dan kota lainnya.
Mereka menolak pengesahan revisi UU KPK, RUU KUHP dan beberapa RUU lainnya yang pembahasannya dinilai sangat singkat dan kurang mengakomodasi kritik masyarakat.
Direktur eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim meminta para demonstran tidak hanya bersuara lantang saat berdemonstrasi. Para demonstran harusnya membuat narasi pembanding dari RUU yang telah dibahas oleh pemerintah dan DPR.

"Para aktivis bersama para ahli, akademisi, dan NGO harusnya membuat risalah akademik, pasal tandingan yang menjadi bahan kritik. Tidak hanya koar-koar orasi, agar lebih jelas dan jadi bahan perbandingan pemerintah," tandas Yuko -sapaan akrabnya- kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/9).


Yuko menjelaskan, di negara demokrasi seperti Indonesia unjuk rasa adalah hal yang wajar. Bahkan aksi penolakan ribuan mahasiswa dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan DPR.

"Pemerintah dan DPR harus mendengar kritik publik, karena demo-demo itu bentuk kepedulian masyarakat. Jangan sampai pemerintah mengabaikan kritik," tambahnya.  

Diketahui, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek yang menggelar aksi di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sejak beberapa hari lalu.

Bahkan, Senin (23/9) malam ada ratusan orang yang berdiam diri di lokasi aksi. Mereka sedianya akan menginap untuk melanjutkan aksi di esok hari, Selasa (24/9).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya