Berita

Jokowi bersama anggota koalisinya/Net

Politik

Jokowi Harus Gandeng KPK Untuk Bersihkan Calon Menteri Bermasalah

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 05:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Joko Widodo (Jokowi) akan dilantik sebagai presiden 20 Oktober mendatang untuk menjalani periode kepemimpinan keduanya. Sampai saat ini wajah kabinet yang akan bekerja membantu Jokowi masih belum jelas siapa saja orangnya.

Elite partai politik sejauh ini masih bermanuver meminta tambahan ke Jokowi. Namun demikian hingga saat ini belum nampak berapa jatah masing-masing parpol dan siapa saja sosok yang akan membantu kerja Jokowi di periode keduanya.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyatakan, Jokowi perlu melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melacak rekam jejak calon menterinya. Tujuannya, untuk menghindarkan menteri dari jeratan kasus hukum


"Jokowi perlu melibatkan KPK dalam mentracking rekam jejak menterinya biar tak tersangkut hukum di kemudian hari. Periode kedua merupakan pertaruhan kinerja Jokowi," tandas Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL," Selasa (24/9).

Diketahui di periode pertama, ada 2 menteri yang tersangkut kasus korupsi diantaranya Menteri Sosial Idrus Marham dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Tidak hanya itu, beberapa menteri Jokowi tampak mondar mandir menjalani pemeriksaan di lembaga antirasuah. Meski belum berstatus tersangka dikhawatirkan akan menganggu kinerja pemerintahan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya