Berita

Venezuela/Net

Dunia

Maduro: AS Mau Ganggu Pemilihan Parlemen Venezuela Tahun Depan

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 16:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat bersiap untuk menggagalkan pemilihan parlemen Venezuela tahun 2020 mendatang. Tujuannya adalah untuk menempatkan oposisi di kursi legislator.

Begitu kata Presiden Venezuela Nicolas Maduro akhir dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada Senin (23/9).

"Saya sudah dapat memperingatkan komunitas internasional bahwa pemerintah Amerika Serikat saat ini dengan kebijakan ekstremis dan perang tidak konvensionalnya terhadap Venezuela sedang mempertimbangkan untuk mengganggu pemilihan parlemen," kata Maduro seperti dimuat Russia Today.


"Washington ingin ikut campur dalam pemungutan suara mendatang karena mereka tahu bahwa mereka tidak bisa menang," sambungnya.

Parlemen Venezuela saat ini diketahui dikendalikan oleh koalisi partai-partai oposisi, yang pemimpinnya adalah Juan Guaido, mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara Venezuela pada bulan Januari lalu. Dia bahkan terbuka menantang pemerintahan Maduro.

Sejak saat itu, Guaido menggelar berbagai protes massa anti-pemerintah di Caracas dan mendesak tentara dan polisi untuk bergabung dengan barisannya.

Namun, pihak militer dan penegak hukum Venezuela tetap loyal kepada Maduro.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya