Berita

Marwan Dasopang (berpeci)/RMOL

Politik

PKB Desak Pemerintah Beri Anggaran Memadai Untuk Karhutla

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 15:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyoroti meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera.

Setidaknya ada tujuh sikap dari partai besutan Muhaimin Iskandar dalam menanggapi isu karhutla. Tujuh sikap itu diuraikan Ketua DPP PKB, Marwan Dasopang di ruang Fraksi PKB, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (23/9).

Sikap pertama adalah mengenai efektivitas bersama dalam penanggulangan. PKB ingin dilakukan langkah-langkah secara efektif dan sistematis dengan melibatkan multistakeholder.


Kedua, lanjut Marwan, perlu adanya sinergi penanganan yang khusus dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan ‎ini. Sehingga tidak lagi timbul jatuhnya korban jiwa.

"Karena ini menyebabkan jatuhnya korban dan kerugian pada banyak aspek, ekonomi, sosial, kesehatan juga pendidikan," katanya.

Ketiga, pemerintah juga perlu memberikan pelayanan sebaik-baiknya untuk para korban hutan dan lahan. Hal ini juga termasuk mengalokasikan anggaran yang memadai untuk mengatasi kebakaran ini.

Selanjutnya poin keempat menurut, wakil ketua Komisi VIII DPR ini adalah pemilik lahan ‎yang terbakar harus bertanggung jawab. Sehingga dia mendorong para pemilik lahan untuk juga memadamkan lahan yang terbakar.

"Ini kan kebakaran karena dibakar. Jadi kalau ada orang mau tebang-tebang lahan ditunggui saja. Karena nanti akan dibakar," ungkapnya.

Poin kelima PKB mendorong pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan dan optimaliasasi program untuk kebakaran hutan dan lahan ini. Serta juga masyarakat perlu turun tangan pembantu pemerintah melakukan pencegahan.

"Keenam, dalam rangka efektivitas dan mencegah peristiwa karhutla. DPP PKB merekomendasikan didirikannya lembaga penanganan bencana menjadi setingkat kementerian," katanya.

Ketujuh, kader-kader PKB untuk turun serta membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan tersebut. Hal ini sejalan dengan instruksi Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar.

"Mengajak untuk bahu-membahu saling tolong menolong pada masyarakat dan korban," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya