Berita

Benny Gantz dan Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Partai Arab Nyatakan Dukungan, Gantz Ungguli Netanyahu

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 13:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Partai Daftar Gabungan yang didominasi oleh partai Arab menyatakan dukungannya terhadap calon Perdana Menteri Israel baru, Benny Gantz dan menentang aliansi sayap kanan Perdana Menteri petahana, Benjamin Netanyahu pada Minggu (22/9).

Dilnasir dari Reuters, dengan hasil akhir pada pemilu 17 September lalu yang seimbang, maka bergabungnya Daftar Arab ke koalisi Gantz akan menggagalkan Netanyahu mendapatkan kembali posisinya di pemilu ulang ini.

Dukungan Daftar Arab diungkapkan dalam konsultasi Presiden Reuven Rivlin dengan para pemimpin partai. Alhasil, 13 kursi yang dimiliki Daftar Arab membuat kursi Gantz bertambah menjadi 57. Lebih unggul dari saingannya yang hanya memiliki 55 kursi.


"Kami ingin mengakhiri era Netanyahu, jadi kami merekomendasikan Benny Gantz menjadi orang yang membentuk pemerintahan berikutnya," ujar Ketua Partai, Ayman Odeh kepada Rivlin.   

Merespons dukungan Daftar Arab terhadap Gantz, Netanyahu memberikan kecamannya dan mendorong untuk menciptakan pemerintah persatuan. Namun, Gantz tetap menolak ajakan Netanyahu.

Sementara itu, untuk menjadi Perdana Menteri, baik Gantz maupun Netanyahu harus mendapatkan 61 kursi dari total 120. Oleh karenanya, keduanya berusaha untuk mendapatkan dukungan dari partai yang dimiliki oleh Mantan Menteri Pertahanan, Avigdor Lieberman.

Namun, Lieberman sendiri tidak memberikan dukungannya pada Netanyahu maupun Gantz. Partai yang mendapatkan 8 kursi ini justru menyatakan dukungannya untuk membentuk pemerintah persatuan.  

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya