Berita

Stena Impero masih tertahan di pelabuhan Iran meski sudah dinyatakan bebas/Net

Dunia

Resmi Dibebaskan Iran, Kapal Tanker Inggris Tak Kunjung Kembali Berlayar

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 11:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kapal tanker berbendera Inggris, Stena Impero akan dibebaskan oleh Iran. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Organisasi Pelabuhan dan Maritim Iran di Provinsi Hormozgan, Allahmorad Afifipour, Minggu (22/9).

"Setelah dikeluarkannya keputusan untuk mengakhiri penahanan kapal tanker Stena Impero, kapal ini akan segera (dibebaskan), setelah lewat 65 hari. Mulai pergerankannya dari Pelabuhan Bandar Abbas menuju perairan internasional," ujar Afifipour seperti yang dilansir oleh Reuters.

Meski tidak memberikan informasi tanggal pasti kapan Stena Impero dilepaskan, Afifipour mengatakan proses pengeluaran kapal sedang berjalan. Menurutnya, kasus hukum terhadap kapal tanker Inggris ini masih terbuka dan hasil keputusannya akan diumumkan.


Sementara itu, Kepala Perusahaan Stena Bulk Swedia, Erik Hanell sempat mengatakan Stena Impero akan dibebaskan beberapa jam setelah informasi ini muncul pada Minggu pagi (22/9). Namun hingga Minggu malam (22/9) tidak terlihat perkembangan lebih lanjut.

Menanggapi hal ini, Jurubicara Stena Bulk, Will Marks mengatakan negosiasi masih berlangsung, sehingga pihaknya tidak dapat mengkonfirmasi tanggal dibebaskannya Stena Impero.

Sebagai informasi, Stena Impero, ditahan oleh Pengawal Revolusi Iran di Selat Hormuz sejak 19 Juli 2019. Kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran laut.

Namun, dua minggu kemudian Inggris balas menyita Grace 1, sebuah kapal tanker Iran di Gibraltar. Kapal itu telah dilepas pada Agustus lalu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya