Berita

Shinjiro Koizumi/Net

Dunia

Cara Menteri Jepang Gaet Minat Anak Muda: Bikin Perubahan Iklim Jadi Isu Seksi

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 10:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Lingkungan baru Jepang, Shinjiro Koizumi memiliki cara jitu untuk menggaet anak muda agar mau terlibat dalam peran melawan perubahan iklim. Menurutnya, isu tersebut haruslah terlihat seksi dan menyenangkan.

Dia pun berjanji untuk memobilisasi kaum muda untuk mendorong negaranya yang bergantung pada batubara menuju masa depan yang rendah karbon.

Hal tersebut dia paparkan Koizumi pada malam sebelum pertemuan puncak iklim PBB di New York, Amerika Serikat (Minggu, 22/9).


"Dalam politik ada banyak masalah, terkadang membosankan. Untuk mengatasi masalah skala besar seperti perubahan iklim, itu harus menyenangkan, itu harus keren. Itu harus menjadi seksi juga," kata Koizumi dalam konferensi pers, seperti dimuat Reuters.

"Kami berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat terdekarbonisasi, dan kami siap berkontribusi sebagai negara yang lebih kuat dalam perang melawan perubahan iklim," tegasnya.

Koizumi sendiri merupakan sosok yang menarik perhatian publik Jepang beberapa waktu belakangan. Pria 38 tahun itu menjadi anggota parlemen termuda ketiga yang bergabung dengan kabinet Jepang pasca Perang Dunia Kedua.

Putra mantan perdana menteri Junichiro Koizumi itu bergabung dengan kabinet saat Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan perombakan bulan ini.

Meskipun Jepang tidak akan berbicara pada KTT iklim pada hari ini (Senin, 23/9), Koizumi mengatakan dia berada di New York untuk mempelajari lebih lanjut tentang perundingan tentang emisi gas rumah kaca global dan bertemu dengan pelajar Jepang di sana.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya