Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Lebih Tepat Digelari Putra Formasi Orba, Bukan Putra Reformasi

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 | 13:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gelar dari Universitas Trisakti kepada Presiden Joko Widodo sebagai Putra Rerformasi dinilai tidak tepat. Sekalipun alasan pemberian tersebut karena mantan Walikota Solo itu dianggap mendukung cita-cita reformasi.

Analis politik dari Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menyampaikan bahwa reformasi adalah gerakan perubahan, dari rezim otoritarian ke libertarian. Di mana warga negara memimpikan sebuah negara yang terbuka atas hak-hak dasar.

Sementara Jokowi, sambungnya, justru sedang berupaya mengembalikan era di mana warga negara kehilangan kebebasan.


“Rasanya tidak relevan kepemimpinan semacam itu disemat gelar putra reformasi,” ungkap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/9).

Dedi menambahkan selama menjadi pemimpin Indonesia, Jokowi mendukung pemerintahan yang oligarki dan hanya mementingkan sedikit elit serta mengorbankan warganegara.

“Maka selama itu pula, ia tidak pernah mendekati cita-cita reformasi. Sikap Jokowi yang lebih melindungi hak koruptor melalui persetujuan UU KPK baru, juga soal pemidanaan pengkritik presiden, atau pejabat publik lainnya,” jelasnya.

“Jadi Jokowi lebih layak disebut putra formasi orde baru. Karena di era ode baru lah warga negara tak miliki kebebasan untuk mengoreksi penyekenggara negara,” demikian Dedi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya