Berita

Bendera AS dan China/Net

Dunia

China Optimis Konsultasi Perdagangan Dengan AS Untungkan Dua Negara

SABTU, 21 SEPTEMBER 2019 | 15:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China optimis dengan hasil konsultasi perdagangan dengan Amerika Serikat pada pekan ini. Begitu yang diungkapkan oleh Kementerian Perdagangan negara tirai bambu tersebut pada Sabtu (21/9).

"Tim perunding China dan AS tentang perdagangan dan masalah ekonomi mengadakan konsultasi di tingkat Wakil Menteri pada 19-20 September. Para pihak secara konstruktif membahas masalah perdagangan dan ekonomi yang menjadi kepentingan bersama," kata Kementerian Perdagangan seperti yang dilansir oleh Sputnik.

Selain membahas persoalan perang dagang, kedua perwakilan negara juga membahas persiapan putaran ke-13 dari negosiasi tingkat tinggi dan sepakat untuk mempertahankan kontak lebih lanjut.


Sebelumnya pada Jumat malam (20/9), Perwakilan Kantor Dagang AS, Robert Lighthizer juga menggambarkan hal yang serupa. Menurut Lighthizer, pembicaraan di tingkat wakil menteri adalah suatu hal yang produktif.

Diketahui, perselisihan perdagangan antara AS dan China meletus pada Juni 2018. Pada saat itu AS memberlakukan putaran pertama bea perdagangan tambahan pada China dan direspons hal yang sama oleh negara tersebut.

Sejak saat itu, kedua kekuatan ekonomi besar dunia tersebut telah bertukar beberapa putaran tugas dan terlibat dalam pembicaraan untuk menyelesaikan ketidaksepakatan kedua belah pihak.

Pada September ini, penyelesaikan perang dagang diantara keduanya sudah mulai terlihat, terutama ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menunda pemberlakuan tarif tambahan sebesar 5 persen pada produk impor China senilai 250 miliar dolar AS hingga 15 Oktober mendatang.

China pun melakukan hal serupa dengan membebaskan beberapa produk AS, terutama pertanian dari tarif bea tambahannya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya