Berita

Topan Tapah di Jepang/Net

Dunia

Kembali Dihantam Topan, 204 Penerbangan Di Jepang Dibatalkan

SABTU, 21 SEPTEMBER 2019 | 11:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Belum selesai pemulihan akibat badai Krosa dan topan Faxai, kali ini Jepang kembali dihantam badai lagi. Lebih dari 200 penerbangan dibatalkan menyusul mendekatnya topan Tapah dari Okinawa bagian paling selatan Jepang, Sabtu (21/9).

Dilansir dari Sputnik, 204 maskapai Jepang membatalkan penerbangan di bagian selatan dan barat daya negara itu setelah Topan Tapah menghantam Okinawa, dan memadamkan listrik di sekitar 33.000 rumah di adminstrasi tersebut.

Dengan kecepatan angin maksimum mencapai 78 mil per jam, topan Tapah diperkirakan akan menghantam pantai barat Jepang dan Semenanjung Korea.


Senada dengan laporan Sputnik, KBS juga mengabarkan topan Tapah diperkirakan akan sampai di Laut Busan, Minggu malam (22/9), setelah melewati laut selatan Jeju pada pagi hari.

Kemudian pada Senin (23/9), topan Tapah diperkirakan akan menuju Laut Timur melalui Selat Korea.

Topan Tapah mempunyai ciri khas dengan membawa awan hujan, sehingga akan menurunkan banyak hujan di Laut Selatan dan Laut Timur.

Meski berkategori 1 atau topan kecil, namun kemungkinan topan Tapah akan membesar dan berkembang menjadi topan berukuran menengah ketika melewati laut yang panas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya