Berita

Edi Hasibuan/Net

Politik

Lemkapi Dorong Jokowi Segera Tunjuk Dewan Pengawas KPK

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 02:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo agar segera menunjuk Dewan Pengawas (Dewas) yang mengawal pimpinan KPK dalam bertugas.

“Kami mengusulkan Dewas Pimpinan KPK cukup ditunjuk presiden saja lima orang dari kelompok profesional dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum," ujar Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan, kepada wartawan, Kamis (19/9).

Mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu mengatakan lembaga antirasuah tersebut membutuhkan pengawas yang memiliki keahlian dan pengalaman luas dalam bidang pengawasan.


Tak hanya itu, ia meminta agar pengawas yang dipilih profesional dan mampu mendukung pimpinan KPK untuk menegakkan hukum serta korupsi.

"Kami usulkan untuk pertama ini, dewas cukup ditunjuk presiden yang berasal dari kalangan profesional," kata dia.

Menurutnya, tugas Dewas Pimpinan KPK terbilang sangat penting. Apalagi Dewas Pimpinan KPK tidak memiliki tugas dan kewenangan terbatas seperti halnya Kompolnas dan Komisi Kejaksaan.

Dewas Pimpinan KPK, kata dia, memiliki kewenangan luas untuk mengawasi penyadapan, penyitaan dan penggeledahan yang dilakukan Pimpinan KPK.

"Harus diingat tugas Dewan Pengawas pimpinan KPK begitu penting. Sukses tidaknya tugas Pimpinan KPK berada di tangan Dewan Pengawas," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya