Berita

Menkopolhukam, Wiranto/RMOL

Politik

Walhi: Ucapan Wiranto Soal Karhutla Perburuk Keadaan

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 | 14:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto soal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dinilai makin memperburuk keadaan.

"Klaim kondisi membaik justru akan memperburuk kondisi yang ada karena berdampak pada kesiapsiagaan aparat dan masyarakat," kata Manager Kampanye, Pangan, Air dan Ekosistem Esensial Eksekutif Nasional (Eknas) Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Wahyu Perdana saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/9).

Bukan tanpa alasan, kondisi di wilayah kalimantan dan Sumatera masih jauh dari klaim Wiranto dengan polusi udara masih buruk.


Berdasarkan data kualitas udara melalui aplikasi air visual, kata Wahyu, keadaan di lapangan sangat memprihatinkan.

Seperti halnya di Palangkaraya yang menunjukan kategori hazard atau berbahaya di angka 1056 menurut parameter US Air Quality Index (AQI US).

Dengan demikian, Wahyu meminta keseriusan Pemerintah menangani persoalan Karhutla dan tidak mengeluarkan pernyataan kontroversial.

"Terlebih lagi pernyataan itu keluar dari seorang Wiranto yang merupakan figur publik," jelasnya.

Sebelumnya Wiranto menyebut realitas yang diberitakan di media massa berbeda dengan fakta di lapangan. Hal itu disampaikan saat menceritakan kunjungannya bersama Presiden ke Riau.

"Jarak pandang di sana masih bisa, pesawat mendarat masih bisa, belum banyak yang pakai masker. Jarak pandang saat siang sangat jelas dan awan-awan dapat terlihat," jelas Wiranto, Rabu kemarin (18/9).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya