Berita

Jacinda Ardern/Net

Dunia

Jet Lag, PM Selandia Baru Salah Sebut Jepang Dengan China

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 | 10:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern salah menyebut nama negara ketika dia tiba di ibukota Jepang, Tokyo.

Tidak lama setelah mendarat, Ardern memberikan pernyataan dalam wawancara dan sempat salah menyebut negara.

"Waktu yang sangat menarik bagi Selandia Baru dalam hubungannya dengan China, maafkan saya, dengan Jepang," ujarnya, segera mengoreksi kesalahan.


Ketika ditanya kemudian tentang kesalahan itu, Ardern mengaku bahwa dia mengalami jet lag sehingga tidak sengaja salah ucap.

Jet lag sendiri adalah kondisi kelelahan dan kebingungan setelah perjalanan udara dengan pesawat terbang yang panjang, sebagai akibat dari ketidakmampuan tubuh dalam menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru.
"Anda akan mengerti bahwa saya telah melakukan perjalanan terus menerus dan saat ini saya berhenti di sini," kata Ardern, seperti dimuat The Guardian (Kamis, 19/9).

Diketahui bahwa waktu di jepang adalah tiga jam di belakang waktu Selandia Baru. Sedangkan penerbangan langsung antara kedua negara membutuhkan waktu 11 jam.

Ini adalah kunjungan resmi perdana Ardern sebagai perdana menteri. Agenda utama yang dia bawa adalah pembahasan soal perdagangan dan pariwisata dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Dia juga dijadwalkan akan menonton pertandingan All Blacks di Rugby World Cup.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya