Berita

Jumpa pers di DPD Golkar Jakarta/RMOL

Politik

Logo Dicatut Tanpa Izin, Kosgoro 1957 Somasi Eksponen Ormas Trikarya

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 | 01:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Organisasi sayap Partai Golkar Kosgoro 1957 melayangkan somasi terbuka terhadap Eksponen Ormas Trikarya Golkar (ETIKA) atas tudingan pencatutan logo tanpa izin.

Logo Kosgoro dicatut Eksponen Ormas Trikarya Golkar untuk mengadakan seminar pada 20 September mendatang.

"Bahwa pemakaian logo ormas Kosgoro 1957 dalam undangan tersebut di atas, tanpa ijin, tanpa hak, dan bersifat melawan hukum," ujar Ketua Bidang Hukum dan HAM Kosgoro 1957, Muslim Jaya Butar Butar saat konferensi pers di DPD Partai Golkar, Jakarta, Rabu (18/9).


Muslim menegaskan bahwa logo Ormas Kosgoro 1957 terdaftar di Kemenkumham dan dilindungi oleh UU 24/2014 tentang Hak Cipta.

Atas alasan itu, tidak dibenarkan menggunakan logo ormas Kosgoro 1957 dalam bentuk kegiatan apapun oleh siapapun tanpa persetujuan dari ketua umum pimpinan pusat kolektif Kosgoro 1957, Agung Laksono.

"Bahwa penggunaan logo Kosgoro 1957 tanpa izin, tanpa hak adalah perbuatan melawan hukum yang tidak dapat dibenarkan dan melanggar pasal 112 dan pasal 113 UU 24/2014,” ungkapnya.

Untuk itu, Kosgoro 1957 meminta agar Eksponen Ormas Trikarya Golkar disingkat (Etika) untuk menghentikan, menghapus dan menarik undangan dalam bentuk apapun yang menggunakan logo ormas Kosgoro 1957.

"Jika dalam waktu 2x24 jam masih beredar undangan memakai logo Ormas Kosgoro 1957 dan masih ditemukan acara menggunakan logo Ormas Kosgoro 1957 maka kami akan melakukan tindakan tegas dengan melaporkan kepada pihak berwajib," tegasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya