Berita

Hendri Satrio/Net

Politik

Niat Anies Kirim Bantuan Ke Riau Sudah Baik

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 | 00:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Terkadang tidak semua niat baik bisa diartikan oleh setiap orang. Setidaknya itu yang tengah dialami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Selasa (17/9) kemarin, Gubernur Anies melepas 65 personel gabungan yang dikirimkan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Namun niat baik itu mendapat penolakan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau. Mereka menolak bantuan Anies tersebut dengan alasan personel di sana sudah cukup untuk menanggulangi bencana asap akibat karhutla.


Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai tidak ada yang salah dari niat Anies untuk membantu bencana yang mengancam kesehatan masyarakat tersebut. Langkah Anies, sambungnya, merupakan sesuatu yang baik.

"Kalau personel di Riau sudah siap, ya alhamdulillah bagus. Dan buat Mas Anies pun itu tidak masalah," ujar pria yang akrab disapa Hensat saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/9).

Pendiri lembaga survei Kedaikopi ini menyatakan yang terpenting adalah Pak Anies siap membantu bila sewaktu - waktu Riau atau daerah lain yang terkena bencana asap membutuhkan bantuan.

"Mas Anies ready dengan mengirimkan orangnya ke sana. Kalau ditolak ya nggak apa apa. Kan yang penting informasinya sudah ada," jelas Hensat.

Sementara menanggapi tudingan bahwa bantuan Anies bermuatan usaha mencari panggung untuk 2024, Hensat mengatakan hal itu sesuatu yang sudah biasa.

"Ya nggak apa-apa, kan persepsi dan prasangka orang lain nggak bisa diatur," pungkasnya.  

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya