Berita

Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat hadiri Aseanapol/Ist

Presisi

Hadiri Aseanapol Di Vietnam, Ini Yang Dibahas Jenderal Tito

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 | 21:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri Asean National Police (Aseanapol) ke-39 yang digelar selama lima hari di Hanoi, Vietnam.

Konferensi yang dihadiri oleh 27 delegasi dari 10 negara anggota Aseanpol itu membahas hal-hal strategis. Dalam sesi pertama diskusi lebih dulu membahas Brunei sebagai Chairman of 38th Aseanapol Conference dan penetapan Vietnam sebagai Chairman of 39th Aseana Conference.

Sementara, dalam sesi kedua antara lain akan membahas tentang Plans of Action masing-masing Chairman Working Group serta pembahasan dan  penetapan Joint Communique ke-39.


Disisi lain, berkumpulnya para petinggi Kepolisian dari berbagai negara ini bertujuan untuk membahas isu-isu internasional diantaranya penanggulangan kejahatan terorisme, perdagangan orang, peredaran gelap narkoba, perdagangan satwa dilindungi (wildlife crime), penyelundupan senpi yang dibahas oleh Komisi A yang  diketuai oleh Wakadensus 88 Anti Teror Mabes Polri Brigjen Pol Martinus Hukom dengan lima personel.

Sementara Komisi B, membahas mengenai penanggulangan kejahatan kelautan, maritim, ekonomi, perbankan dam siber. Selain itu, pemalsuan dokumen perjalanan dan penipuan lintas negara atau transnational fraud. Delegasi Polri dalam Komisi B ini dipimpin Dirpolair Korpolairud Baharkam  Polri Brigjen Lotharia Latief bersama enam personel.

Terakhir, Komisi C membahas pengelolaan electronic Aseanapol Database system 2.0 (e-ADS 2.0), bantuan hukum timbal balik atau mutual legal assistance, kerja sama diklat, dan jaringan forensic Aseanapol yang dipimpin oleh Wakalemdiklat Polri Irjen Boy Rafli Amar bersama empat personel.

Untuk pembahasan pimpinan kepolisian dari berbagai negara dengan mitra dibahas berbagai isu kerja sama keamanan yang diangkat oleh masing-masing delegasi.

Pada hari akhir konferensi atau acara penutupan nanti diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dalam menangani kejahatan antarnegara. Misalnya kasus trans-national crime tidak bisa ditangani sendiri sehingga perlu kerjasama dalam penyelesaian kasus sehingga penanganan kasus menjadi lebih efektif dan tentunya meningkatkan keamanan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya