Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Nasdem Usul Dewan Pengawas KPK Dari Akademisi

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Fraksi Partai Nasdem DPR RI nilai revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 9KPK) sudah benar dan tidak seharusnya diperdebatkan.

Anggota Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago memahami salah satu yang dipersoalkan adalah Dewan Pengawas KPK. Badan ini, bagi Irma adalah salah satu kebutuhan dalam penguatan lembaga antirasuah.

"Bagi kami Dewan pengawas itu penting ada ya, karena apa? Karena KPK ini kan harus kita perkuat," ujar Irma di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, (18/9).


Dia menyebutkan daripada banyak pihak berdebat soal perlu tidaknya Dewan Pengawas KPK, Irma lebih tertarik membahas siapa isi badan itu. Dia pun menyarankan Dewan Pengawas KPK tidak berasal dari penegak hukum.

"Saya pribadi setujunya masyarakat dan akademisi. Kalau aparat hukum lagi nah masa jeruk makan jeruk lagi nanti?" ungkapnya.

Irma menambahkan, setelah Dewan Pengawas dibentuk, maka sudah menjadi tugas seluruh masyarakat untuk mengawal jalannya tugas Dewan Pengawas supaya sesuai dengan visi pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Termasuk kita semua, jangan sampai nanti dibentuk pengawas malah justru pengawasnya yang masuk angin, terus untuk apa?" pungkasnya.
    

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya