Berita

Ilham Habibie saat menerima Gelar Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia untuk BJ Habibie dari PWI Pusat/RMOL

Politik

Berjasa Besar, PWI Beri Gelar Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia Untuk BJ Habibie

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 17:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberikan gelar "Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia" kepada mendiang Presiden Ketiga Indonesia, Prof. Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang lebih karib dikenal dengan nama BJ Habibie.

Gelar itu diberikan kepada Habibie atas kebijakan dan jasanya membuka keran kebebasan dan kemerdekaan pers di Tanah Air pada saat memerintah 1998-1999.

"Kami merasa ada sesuatu harus diberikan kepada Pak Habibie. Kami sadar betul bahwa kebebasan pers itu kita dapatkan di era Pak Habibie," ujar Ketua PWI Pusat Atal S. Depari di kediaman Habibie, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Senin (16/9).


Pemberian gelar Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia kepada Habibie diterima langsung oleh Ilham Habibie, dalam kesempatan itu, Ilham berterima kasih kepada PWI dan insan pers tanah air atas penghargaan yang diberikan untuk ayahnya.

"Kami dari keluarga Habibie sangat merasa terhormat dan tersanjung dengan bapak kami diberikan gelar, anugerah, selaku Bapak Kemerdekaan Pers Nasional Indonesia. Saya kira satu fondasi jadi kebebasan pers itu, sebagai satu elemen kuat yang memang penting untuk membimbing satu negara yang demokratis," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang menjelaskan, pemberian penghargaan kepada Habibie sebetulnya bukan kali ini saja, beberapa waktu silam, Eks Menristek itu juga sempat mendapat penghargaan berupa medali kemerdekaan pers pada 2013 silam.

Namun untuk penghargaan kali ini lain, karena ini bukan hanya penghargaan, melainkan gelar yang hanya satu-satunya, tidak ada pihak lain yang bakal menerima. "Kalau yang sekarang gelar selamanya, Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia," jelas Ilham.

Ilham menuturkan, dasar pemberian gelar tersebut lantaran Habibie dianggap paling berjasa memajukan pers nasional, dengan kebijakan-kebijakannya briliannya. Habibie di awal pemerintahan, cerita Ilham, langsung mencabut aturan-aturan yang membelenggu kebebasan pers nasional.

"Di era Pak Habibie lahir UU Pers 40/1999 yang memberi kepastian hukum pada kemerdekaan pers. Pers tidak lagi mengenal tindak pelarangan, penghapusan dan pembredelan. Pendek kata sejak itu pers memiliki kebebasan menentukan arah perkembangan bangsa, dan memperkokoh demokratisasi di segala bidang," kata Ilham seraya menyatakan di era itu pula Habibie mencabut ketentuan yang menjadikan PWI sebagai satu-satunya organisasi wartawan pada masa itu dan mencabut peraturan yang mengharuskan izin untuk menerbitkan media pers.

Dalam pertemuan itu, Pengurus PWI tidak lupa menyampaikan rasa belasungkawa sedalamnya atas wafatnya Habibie.

Hadir dalam acara itu Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang, Sekjen PWI Mirza Zulhadi, dan beberapa pengurus PWI, seperti Asro Kamal Rokan, Ahmad Munir, Abdul Azis, Yoga dan Prapto.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya