Berita

Capim KPK terpilih 2019-2023/Net

Politik

DPR: Jangan Sampai Ada Kekosongan Pimpinan KPK

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 12:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, Saut Situmorang dan Laode M Syarif menyatakan mundur dan menyerahkan mandat ke Presiden Joko Widodo.

DPR meminta jangan sampai terjadi kekosongan dalam pucuk pimpinan KPK menyusul dinamika yang belakangan terjadi.

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menyatakan, pimpinan KPK tidak boleh kosong hingga DPR mengesahkan lima pimpinan KPK terpilih dan Presiden melantik kelima orang calon pimpinn KPK terpilih.


"Kalau nanti Rapat Paripurna DPR menyetujui laporan dan juga keputusan Komisi III yang memilih lima capim itu, maka tentu kemudian DPR akan mengirimkan surat kepada presiden agar kelima capim itu ditetapkan dengan Keppres sebagai pimpinan KPK periode mendatang begitu,"  ujar Arsul di Media Center DPR, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (16/9).

Soal kapan waktu pelantikan terhadap pimpinan KPK terpilih, kata Arsul, DPR menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi. Menurutnya, Jokowi punya dua pilihan terhadap keputusan paripurna nanti.

Apakah nantinya Jokowi akan mempercepat pelantikan untuk mengisi kekosongan di KPK atau menunggu selesai masa jabatan pimpinan KPK saat ini pada Desember 2019.

"Kalau terkait dengan pengembalian mandat itu presiden akan mempercepat pelantikan ya itu kita serahkan kepada beliau lah bagaimana yang terbaik untuk KPK ini," jelasnya.

"Yang jelas KPK kalau memang benar ada pimpinannya yang mengundurkan diri dan itu tiga orang mengundurkan diri tentu tidak boleh terjadi kekosongan karena ada hal-hal dalam UU KPK itu yang memang menjadi tanggung jawab pimpinan KPK," tukas Arsul.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya