Berita

Zainuddin Amali/RMOL

Politik

DPR Bentuk Pansus Ibukota, PDIP Utus 6 Orang Dan Golkar 5 Orang

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 10:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPR RI akan bentuk panitia khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti rencana pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Pembentukan Pansus Ibukota akan dilakukan dalam rapat paripurna pukul 13.00 WIB di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (16/9).

Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali menyebutkan, pembentukan Pansus Ibukota merupakan langkah DPR dalam melakukan kajian terhadap surat yang dikirim Presiden Jokowi.


"Kan pemerintah, Presiden mengirimkan surat ke DPR beserta lampiran kajiannya. DPR meresponsnya dengan membentuk pansus," ujar Amali kepada wartawan.

Amali meminta publik tidak salah paham. Pasalnya, rencana pemindahan ibukota masih belum ada UU. Sehingga, pansus yang dibentuk sebatas mendalami surat dari Presiden.

"Jangan salah ya, ini belum tentang UU, ini masih tentang mengkaji hasil kajian pemerintah," ungkapnya.

Sambung politisi Partai Golkar ini, pansus akan dibentuk sesuai tata tertib. Yaitu beranggotakan 30 orang yang mewakili seluruh fraksi.

"Pansus seperti biasa 30 orang, PDIP paling banyak 6 orang, Golkar 5 orang. Saya salah satu dari 5 itu," tukas Amali.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya