Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Bandung Masih Kekurangan 3.700 Tempat Tidur Untuk Rumah Sakit

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 07:20 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mencatat saat ini jumlah tempat tidur di rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Bandung masih jauh dari kata ideal.

Begitu disampaikan Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan (Ekjah) Pemkab Bandung, Marlan, Minggu (15/9).
Marlan menyebut, Kabupaten Bandung dengan jumlah penduduk sekitar 3,7 juta jiwa membutuhkan sekitar 3.700 tempat tidur (di rumah sakit) namun sampai saat ini baru tersedia sekitar 1.200 tempat tidur.

"Akibatnya (dengan jumlah tempat tidur yang belum ideal) masih banyak masyarakat yang ditolak rumah sakit pada saat berobat atau rawat inap," ujar Marlan sebagaiman dikutp dari Kantor Berita RMOLJabar.

"Akibatnya (dengan jumlah tempat tidur yang belum ideal) masih banyak masyarakat yang ditolak rumah sakit pada saat berobat atau rawat inap," ujar Marlan sebagaiman dikutp dari Kantor Berita RMOLJabar.

Selain kekurangan jumlah tempat tidur, lanjut Marlan, penyebab lain adanya masalah warga Kabupaten Bandung tidak diterima rawat inap karena rumah sakit diwilayahnya juga melayani pasien dari daerah lain.

"Seperti (pasien) dari Cianjur dan Garut. Makanya mudah-mudahan dengan adanya pembangunan gedung baru RSUD Soreang dan RS Salman tidak ada lagi pasien yang ditolak di rumah sakit," ungkap Marlan.

Sebagai informasi, dari data yang diterima setidaknya terdapat 7 rumah sakit yang ada di Kabupaten Bandung. Dari total 7 itu, 3 diantaranya merupakan rumah sakit daerah dibawah pengelolaan Pemkab Bandung.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya