Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sudah 124 Juta Liter Air Digelontorkan Untuk Padamkan 49.266 hektare Lahan Yang Terbakar Di Riau

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 06:36 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama kementerian/lembaga, TNI dan Polri sudah mengerahkan personel untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Dalam operasi itu, tujuh helikopter untuk pengemboman air dan patroli sudah dikerahkan untuk memadamkan titip api di wilayah Provinsi Riau.

"Terhitung dari 19 Februari 2019 hingga 31 Agustus lalu, lebih dari 124 juta liter air digelontorkan untuk pengemboman air dan lebih dari 159 garam untuk operasi hujan buatan atau teknologi modifikasi cuaca (TMC)," jelas Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/9).


Dari catatan BNPB, lahan terbakar akibat karhutla di wilayah Riau seluas 49.266 hektare. Dengan rincian lahan terbakar lahan gambut seluas 40.553 ha dan mineral 8.713 ha.

"Karhutla yang masih terus berlangsung ini mengakibatkan dampak yang luas selain kerusakan lingkungan dan kesehatan, juga aktivitas kehidupan warga masyarakat," kata Agus.

Sekadar informasi, berdasarkan rekapitulasi data P3E Sumatera, KLHK, dan Dinas LHK Provinsi Riau, tercatat, indeks standar pencemar udara (ISPU) tertinggi di wilayah Pekanbaru 269, Dumai 170, Rohan Hilir 141, Siak 125, Bengkalis 121, dan Kampar 113.

"Angka tersebut mengindikasikan kondisi kualitas udara tidak sehat atau penunjuk angka 101-199. Pada Jumat, kualitas udara di wilayah Riau pada kondisi sangat tidak sehat hingga berbahaya," demikian Agus.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya