Berita

Kabut asap/Net

Dunia

ASEAN Perlu Bersatu Lawan Kabut Asap Lintas Batas

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2019 | 08:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

ASEAN harus bekerjasama melawan kabut asap lintas batas yang saat ini terjadi saat ini akibat kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Ada kebutuhan untuk tekad yang lebih kuat dan kerja sama di antara negara-negara ASEAN untuk mengatasi masalah kabut lintas batas," kata Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura, Masagos Zulkifli dalam sebuah unggahan di Facebook akhir pekan ini.

Dia mengkhwatirkan kualitas udara di negara tersebut yang semakin memburuk. Indeks Standar Pencemar 24-jam (PSI) Singapura pada hari Sabtu (14/9) mencapai level tidak sehat untuk pertama kalinya sejak Agustus 2016, dengan angka melampaui angka 100 pada jam 4 sore.


"Kembalinya kabut asap adalah pengingat akan keseriusan masalah, yang telah mempengaruhi kawasan ASEAN selama bertahun-tahun. Keduanya mencemari udara yang kita hirup dan mengeluarkan gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim," sambung Masagos.

"Inilah sebabnya mengapa ada kebutuhan untuk penyelesaian dan kerja sama yang lebih kuat antara negara-negara ASEAN dan para pemangku kepentingan, untuk mencapai visi kami tentang ASEAN yang bebas kabut asap pada tahun 2020," tambahnya.

Masagos lebih lanjut menjelaskan bahwa Singapura telah menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk memerangi kebakaran hutan di sana.

"Seperti biasa, kami siap membantu menekan api di darat. Singapura telah menawarkan bantuan teknis pemadaman kebakaran ke Indonesia dan siap untuk menyebarkannya jika diminta oleh Indonesia," tegasnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya