Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Kasus Pembobolan Bank Lewat Aplikasi Kudo, Polisi Sudah Tetapkan Dua Tersangka

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2019 | 16:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Perusahaan ride hailing asal Malaysia, Grab kembali jadi sorotan. Kali ini, salah satu perusahaan Grab yang diakusisi pada tahun 2017 yaitu Kudo, telah digunakan untuk membobol dana nasabah bank BUMN senilai Rp 16 miliar.

Kanit I Ditsiber Bareskrim Mabes Polri, Kompol Ronald Sipayung mengatakan, aksi pembobolan bank dilakukan oleh beberapa komplotan. Saat ini yang sudah berhasil ditangkap baru dua orang. Kedua pelaku berinisial YA (24) dan RF (23) berstatus mahasiswa ditangkap di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

"Total kerugiannya kurang lebih Rp 16 miliar, yang kemarin ditangkap membobol bank BUMN itu dengan total kerugian Rp 1,3 miliar," ujar Ronald Sipayung belum lama ini.


Modus yang dilakukan oleh para tersangka yaitu melakukan top up dan transfer menggunakan aplikasi Kudo dengan menggunakan virtual account bank BUMN.

"Namun saldo yang ada dalam akun Kudo tersangka tidak berkurang atau tidak terpotong, sementara dalam virtual account bank tercatat bahwa top up dan transfer tersebut sukses/berhasil," terang Ronald.

Kudo atau Kios Untuk Dagang Online merupakan platform pembayaran dengan konsep online to offline (O2O). Dalam menjalankan bisnisnya, perusahaan yang didirikan Albert Lucius dan Agung Nugroho pada bulan Juli 2014 ini menggandeng sejumlah e-commerce seperti Lazada, Elevenia, Berrybenka, Hijabenka, Sociolla, Lakupon, dan Pesona Nusantara.

Pasca akusisi oleh Grab, platform Kudo kemudian diintegrasikan secara penuh ke dalam ekosistem pembayaran milik Grab, yaitu Ovo. Nilai akuisisi Kudo ditaksir mencapai 100 juta dolar AS. Sebuah angka yang fantastis untuk sebuah perusahaan berumur tiga tahun.

Di bawah kendali Grab, Kudo juga digunakan ojol Malaysia itu untuk menjaring driver. Sebagai pemanis, setiap agen Kudo yang dapat merekrut driver Grab bakal mendapatkan komisi.  

Setelah tergabung dengan Grab, berbagai perubahan terjadi di struktur Kudo. Akhir tahun lalu, Albert Lucius melepaskan jabatannya sebagai CEO Kudo dan bergabung sebagai eksekutif di Ovo. Platform pembayaran ini dikuasai Grab setelah mengambil alih saham Grup Lippo di Ovo. Posisi CEO Kudo digantikan oleh Agung Nugroho, yang sebelumnya jadi Chief Operations Officer (COO).

Setelah masuknya Albert, aliansi Ovo dan Kudo semakin menjadi. Dua platform pembayaran itu saling berbagi peran untuk menjaring konsumen. Misalnya kepada mitranya, Kudo menjanjikan seluruh fitur Ovo Cash.

Terkait kasus pembobolan bank ini, pihak Kudo menyatakan bahwa tidak ada masalah keamanan pada aplikasi Kudo untuk melakukan transaksi.

"Kudo telah melakukan pengecekan kembali kepada Direktorat Siber Bareskrim Polri dan menyimpulkan bahwa tidak ada pernyataan dari Direktorat Siber Bareskrim Polri yang menyebutkan kesalahan atau pun masalah keamanan pada aplikasi Kudo," ungkap Communications Specialist Kudo, Purinta Nira Diani, dalam keterangan resmi, Rabu (11/9).

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya