Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

Kabut Asap Semakin Mengancam, Mardani Ingatkan Jokowi "Janji Adalah Utang"

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2019 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengancam wilayah Sumatera dan Kalimantan. Dengan meluasnya kabut asap saat ini, telah masuk kedalam level berbahaya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menyatakan karhutla di Sumatera dan Kalimantan merupakan bencana nasional.

Mardani mengkritik pernyataan Presiden Jokowi saat debat Pilpres 2019 lalu, yang mengkalaim sekaligus berjanji terus menekan angka karhutla.


"Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat terdampak bisa segera ditangani, aspek kesehatan dan kesejahteraannya perlu dijaga," Kata Mardani saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/9).

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengatakan aspek penegakan hukum bagi mereka yang kriminal menyebabkan kebakaran hutan mesti ditegakkan.

"Pak Jokowi mesti memprioritaskan masalah ini selesai dalam sisa waktu sebelum Oktober 2019. Karena janji adalah utang," tegas Mardani.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis, saat ini hotspot terbanyak berada di Kalimantan Barat dengan 605 titik, disusul Kalimantan Tengah dengan 163 titik dan Riau 29 titik.

Selain itu, di Kalimatan Utara terdapat 23 titik api, Kalimantan Timur 20 titik, Sumatera Selatan 19 titik, Bangka Belitung, 14 titik, Kalimantan selatan 14 titik, dan Jambi 3 titik api.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya